Timnas U-16, Terpuruk, Bangkit, Lalu Juara
Sumber Gambar : Redaksi Aksaraku

Jelang Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73, negeri ini mendapat angin segar dengan keberhasilan tim nasional (timnas) sepakbola Indonesia U-16 tahun menjuarai Piala AFF U16. Pada Sabtu (11/8) lalu, timnas Indonesia bertanding melawan timnas Thailand, salah satu negara dengan kekuatan sepak bola yang cukup tangguh. Partai final ini digelar di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo.

Kemenangan Indonesia tak diperoleh dengan mudah. Dalam waktu dua kali empat puluh lima menit, pemain kita hanya mampu menyamakan skor 1-1. Untuk itu, penentuan pemenang harus melalui babak adu tendangan penalti. Berkat kegemilangan kiper Indonesia, Ernando Ari, yang mampu membendung 2 dari 5 tendangan penalti Thailand, Indonesia akhirnya mampu memenangkan babak adu penalti ini dengan skor 4-3. Gelar juara Piala AFF U16 pun menjadi milik Indonesia.

Riwayat keberhasilan Indonesia meraih predikat juara tak bisa dilepaskan dari nasib buruk yang menimpa timnas U-16 arahan pelatih Fachry Husaini sejak tahun 2014 ini. Saat itu, Indonesia disanksi FIFA karena ada dualisme kompetisi, sehingga Indonesia sebagai tuan rumah Piala AFF U-16 2015 dicoret dari daftar peserta. Bahkan ketika pengumuman sanksi hingga dibekukannya Indonesia dari sepakbola internasional, para pemain timnas U-16 sedang melakukan pemusatan latihan di Depok.

“Saya hanya tidak bisa membayangkan bagaimana hancurnya perasaan anak-anak kami kalau mereka tidak bisa tampil di ajang AFF. Padahal, di ajang itulah mereka bisa menunjukkan bakat, dan hasil latihan mereka bersama saya selama hamper setahun,” ungkap Fachry menanggapi sanksi FIFA tersebut dikutip dari Bola.com.

Berita bahagia pun datang untuk Indonesia pada Jum’at, 13 Mei 2016 ketika sanksi FIFA terhadap Indonesia dicabut. Pada akhirnya, pemerintah dan PSSI mampu bersinergi untuk kembali menghidupkan sepak bola Indonesia yang sempat mati suri. Seleksi talenta-talenta berbakat dari segala usia dilakukan guna membentuk kembali kekuatan timnas yang sempat tercerai-berai. Fachry Husaini yang hanya punya waktu singkat membentuk tim untuk Piala AFF U-15 2017 pun berhasil menunaikan tugasnya meski timnas U-16 arahannya gagal total. Indonesia tidak mampu lolos dari fase grup dan hanya finis di peringkat lima grup A yang dihuni Singapura, Myanmar, Australia, Laos, dan lawan Indonesia pada final tahun ini, Thailand.

Kegagalan itu membuat Fachry Husaini dan timnya terus berbenah, hingga pada akhirnya tim asuhan pria asal Aceh ini mampu mengukir sejarah baru bagi Indonesia. Untuk pertama kalinya timnas Indonesia U-16 berhasil menjuarai turnamen Piala AFF U-16. Sebanyak 22 gol sepanjang musim pertandingan berhasil dijaringkan ke gawang lawan. Tidak hanya sampai di situ, Timnas U-16 arahan Fachry juga menjadi tim yang tidak terkalahkan dalam turnamen ini.

Pada pertandingan pertama fase grup Indonesia mampu menang telak 8-0 dari Filipina serta mengandaskan Myanmar dengan skor 2-1. Selanjutnya pada pertandingan berikutnya Timnas U-16 selalu mampu meraih kemenangan; 4-2 dari Vietnam, 3-0 dari Timor Leste, dan pada laga terakhir fase grup mengandaskan Kamboja 4-0. Indonesa lolos ke semi-final dengan predikat juara grup A dan bertanding melawan runner up grup B, Malaysia. Timnas U-16 dengan susah payah berhasil menang 1-0 atas Malaysia U-16 dan melaju ke final. Di final mereka berhadapan dengan Thailand dan berhasil menang lewat drama adu penalti 4-3 setelah pada waktu normal skor sama kuat 1-1.

Dikutip dari Topskor.id, ia menyatakan kebanggaannya atas prestasi tim asuhannya. “Saya bangga kepada semua pemain, bukan hanya penendang penalti atau kiper. Semua ikut andil dalam kemenangan, keberhasilan di adu penalti ini karena latihan intensif, itu menjadi bekal buat kami meraih kemenangan,” tutup Fachry.

Sekali lagi sepakbola membawa kegembiraan bagi masyarakat Indonesia. Ucapan selamat kepada Fachry dan pasukannya pun deras mengalir baik dari para petinggi negeri ini, hingga media asing ternama FOX Sport Asia, serta tak ketinggalan para warganet. Bahkan tagar #TimnasDay pun sempat menjadi trending topik dunia di Twitter.

Setelah Timnas U-16 berhasil juara di tingkat Asia Tenggara, ujian sudah menanti di level yang lebih tinggi, yaitu Asia dalam turnamen Piala AFC U-16 yang akan dihelat September nanti di Malaysia.

Beriklan Disini Beriklan Disini