Wisata Edukasi, Wildlife Rescue Centre
Sumber Gambar : Dinas Pariwisata Kulon Progo

Tidak hanya elok akan keindahan alamnya, bumi Kulon Progo juga menjadi swargaloka para pemerhati konservasi alam. Siapa sangka kabupaten yang sedang naik daun karena banyak bermunculan spot wisata baru, ternyata juga memiliki lembaga rehabilitasi satwa terancam punah. Masih bertempat di Perbukitan Menoreh, pusat konservasi ini bernama Wildlife Rescue Centre.

WRC Kulonprogo

WRC yang dulu bernama PPSJ

Meski telah lama berganti nama, lembaga nonprofit yang terletak di desa Paingan, Pengasih, Kulon Progo ini lebih akrab di telinga warga dengan sebutan PPSJ (Pusat Penyelamatan Satwa Jogja). Selain berwisata ria, pengunjung juga mendapatkan bonus ensiklopedia rehabilitasi satwa punah. Ensiklopedi atau wawasan dengan pengalaman terjun langsung lo ya garis bawahnya.

Program utama Wildlife Rescue Centre yaitu penyelamatan, rehabilitasi, perlindungan, dan pengembalian satwa liar ke habitat aslinya. Sebelum dilepas ke habitatnya, satwa dirawat dan dilatih kembali beradaptasi dengan alam liar. Baik satwa dari hasil sita dari masyarakat maupun dari penyerahan sukarela. Jikalau akhirnya mereka tidak dapat kembali pulih, mereka akan hidup dengan perilaku transformatif ala Wildlife Rescue Centre.

Selain sebagai kawasan konservasi, Wildlife Rescue Centre juga menyediakan kawasan outbound, penginapan, dan ruang meeting untuk para pelancong yang berkunjung. Fasilitas ini merupakan bagian dari management Wildlife Rescue Centre untuk memenuhi kebutuhan oprasional sebagai yayasan nonprofit demi menjaga kelangsungan satwa-satwa yang hidup di area konserfasi ini. Hasil penyewaan fasilitas itulah yang akan digunakan sepenuhnya untuk program rehabilitasi satwa.

Belajar di WRC

Outing di WRC Kulon Progo

Namun, tidak sembarang orang bisa masuk ke pusat konservasi ini. Untuk berkunjung ke pusat konservasi ini, pengunjung harus berjumlah setidaknya 30 orang dan melakukan pemesanan dengan lampiran maksud atau kepentingan kunjungan terlebih dahulu. Nantinya, pengunjung baru bisa berkeliling melihat satwa-satwa yang direhabilitasi didampingi pemandu. Prosedur ini dilakukan mengingat Wildlife Rescue Centre tidak sama dengan kebun binatang, namun lebih fokus untuk rehabilitasi satwa. Sehingga, satwa-satwa yang ada di sini bisa terjaga dengan sebaik mungkin.

lajg/aksrku

Beriklan Disini Beriklan Disini