Yu Nami, Kiriman Puisi Untuk Kartini
Sumber Gambar : R. A. Kartini

Karya Donat Wibowo, lelaki yang mengabdikan dirinya untuk masyarakat

 

Kartini

Hidup tak selamanya indah ataupun sedih

Tak selamanya mudah maupun sulit

Tapi sebagian dari kita manusia masih salah arti

masih mendewakan

Selembar kertas ber-angka

Hingga lebih memilih berpisah dari keluarga

 

Demi menjemput mimpi semu dalam kehidupan duniawi

Ke tak berdayaan penguasa tuk memberdayakan

Apalagi memberikan ladang pekerjaan

Kamu!

Iya Kamu!

Memilih jalan menghadang mereka

Yang ingin meninggalkan bangsanya

Merendahkan hak mereka sebagai manusia merdeka

Sekali lagi demi selembar kertas ber-angka

 

Kamu memahami!

Jerit hati mereka yang telah pergi

Meskipun mereka yang pergi adalah pahlawan bagi bangsa ini

Tapi kamu berteriak lantang “TIDAK”

Segala upaya kamu lakukan

Untuk menyadarkan mereka dari fatamorgana kehidupan

Betapa indahnya kehidupan berkumpul dengan keluarga

Tak ada yang di khianati maupun mengkhianati

 

Kamu memang bukan “KARTINI”

Tapi langkahmu selayak perjuangan “KARTINI”

Melepaskan dan menyadarkan mereka dari Pasung Dogma

Bahwa selembar kertas ber-angka

Tak akan mampu membeli kehidupan

Meski kamu harus dicaci

Bukan atas nama emansipasi

Bukan pula atas nama hak asasi

 

Kamu berjuang

Demi Harga Diri dan martabat

Anak bangsa negeri Ini

Kami mendukungmu

Melepaskan anak bangsa ini dari ke-papaan

Teruslah berkarya “Yu Nami”

Kartini pejuang harga Diri

 

Bowo, 21 April 2017

 

Puisi Lainnya : Puisi Teruntuk Para Kartini Muda

Beriklan Disini Beriklan Disini